Aceh,  Traveling

Mewahnya Bus di Aceh

Sudah tahu kan kalau bus di Aceh terkenal dengan kemewahannya? Iya, pengakuan ini bukan saya yang buat, tapi pendapat mereka, para pecinta bus, atau tepatnya Indonesianbus lovers. Di Aceh, saya sering mengintip pembicaraan mereka (Aceh Bus Lovers) lewat dunia maya tentang betapa mewahnya bus-bus yang melintasi pantai timur Aceh.

Pernah saya melihat bus yang super jumbo, entah apa sebutannya, yang pasti ban dibelakangnya ada dua, alias double. Pertama sekali saya ketahui bus tersebut dari foto yang dikirim oleh suami yang kebetulan sedang naik bus bersangkutan di Eropa, karena memang suami saya juga pecinta bus, dan biasanya keliling Eropa suka naik bus. Ketika lihat foto bus nya, plus komen suami yang sedang didalam, ingin rasanya langsung mencoba, tapi apa ada di Indonesia? Tepat beberapa minggu kemudian, ketika saya mengisi isi bbm motor saya di SPBU dekat dengan rumah sakit tempat saya bekerja di Banda Aceh, saya pun terkejut melihat bus yang saya sebut double ban ini. Interiornya juga terlihat sangat mewah. Ingin rasanya saya ambil foto dan kirim ke suami, tapi saya sadar kalau saya sedang di tempat pengisian bbm, dan disini kita gak boleh buka hape, kan?

scania sempati
Nah, kesempatan untuk mencoba bus mewah ini akhirnya tercapai, tepatnya ketika saya dapat tugas dari kantor untuk ikut penataran di kota Medan. Meski kantor menyediakan tiket pesawat, saya justru memilih untuk pakai bus saja ke Medan. Alasannya pertama karena saya ingin mencoba merasakan enaknya naik bus mewah Aceh ini, alasan kedua karena waktu kesana saya juga bawa anak saya yang baru dua bulan, dan tentunya bawa mamak saya yang akan menjaga si bayi ketika saya lagi ikut penataran nanti.

Setelah membeli tiket di sore hari, kami baru menuju ke terminal yang terletak di Batoh sekitar jam delapan malam, karena memang bus yang saya pesan baru berangkat sekitar  jam setengah sembilan. Setelah naik kedalam, saya mendapati kursi yang super besar, ada selimut lagi, jarak antar kursi juga sangat lapang. Penumpang juga diberi makananan ringan atau snack, plus air minum dalam botol, luar biasa service nya.

Interior Simpati Star
Interior Simpati Star

Selama perjalanan, saya bisa tertidur nyenyak, hanya sekali-kali terbangun saat si dedek bayi minta disusui. Awalnya memang saya sempat khawatir karena membawa bayi dua bulan naik bus, tapi si dedek bayi sangat nyaman, meski bus nya berlari kencang, getaran yang kami rasakan rekatif sangat kecil.

Penasaran dengan bus bus mewah di Aceh? Buruan datang ke Aceh. Karena kamu hanya bisa naik bus ini hanya di rute Medan -Banda Aceh saja. Kalau diluar rute ini, ya bukan bus Aceh namanya, yakan? Jaklom u Aceh

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

5 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: