#30HariKebaikanBPN,  Kesehatan,  Traveling

8 Tips Memilih Menu Berbuka Puasa Agar Tubuh Makin Sehat dan Bugar

Marhaban ya Ramadhan. Selamat datang bulan Ramadan, bulan suci yang penuh dengan ampunan. Bulan pilihan dari 11 bulan yang lain, karena keutamaan dan kelebihannya. Di bulan ini, kita umat Islam yang sudah akil baligh diwajibkan berpuasa. Pada bulan ini juga, kitab suci nan mulia, Alquran diturunkan Ilahi Rabbi kepada Rasulullah tercinta. Lailatur qadr, malam yang dinanti karena ia adalah malam seribu bulan juga terdapat pada bulan ramadan ini.

Subhanallah. Sungguh bahagia rasanya ketika Allah masih memberikan kesempatan pada diri ini untuk bertemu kembali dengan Ramadan, bulan yang mulia.

Berbicara tentang Ramadan, selain kita bisa meningkatkan amalan dengan beribadah, berpuasa juga bisa menyehatkan fisik dan mental kita. Kalau sudah menyinggung hesatan fisik, maka tidak terlepas terlepas dari makanan yang kita konsumsi saat buka puasa dan sahur. Agar tubuh tetap sehat dan bugar menjalani ibadah di bulan ini, tentu pilihan menu makanan saat buka puasa dan sahur sangatlah berpengaruh.

Iftar Ramadan atau buka puasa merupakan pertanda bahwa ibadah puasa kita pada hari itu telah usai. Ketika matahari terbenam, ketika sirine di mesjid mulai dibunyikan, kita semua akan berbondong-bondong menuju meja makan dan berbuka puasa. Namun, di balik kenikmatan berbuka puasa, terkadang hal ini justru membuat kita terlupa untuk menjaga pola makan yang sehat selama bulan suci ini.

Lebih-lebih ketika kita melewati pasar saat menjelang buka puasa, berbagai takjil lezat dijual. Ada kolak pisang, berbagai macam kue, bergam jenis mie, es cendol, puding, dan lain-lain. Rasanya semuanya ingin disantap ketika buka puasa. Tidak mengherankan jika berat badan malah makin naik saat bulan puasa.

Memilih menu buka puasa yang mengandung gizi seimbang sangatlah penting karena ketika kita berbuka itu artinya kita mengisi ulang cadangan energi di tubuh dan hal ini akan membantu kita tetap sehat dan kuat untuk berpuasa pada hari berikutnya. Kita harus berupaya ekstra untuk mengonsumsi makanan yang tepat untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Ramadan adalah momen yang tepat bagi kita untuk menumbuhkan kebiasaan makan yang baik. Jika selama sebulan kita bisa konsisten menjaga makanan yang kita konsumsi, insyaallah, hal ini akan terus berlanjut sampai bulan puasa berkahir.

Berikut ini adalah beberapa tips berbuka puasa selama bulan Ramadan agar tubuh kita semakin sehat dan bugar:

Minumlah sebelum makan

Minumlah banyak cairan seperti air mineral, jus, atau susu. Hal ini akan mencegah kita dari dehidrasi dan tersedianya cairan esensial yanh dibutuhkan oleh tubuh. Air putih adalah sumber hidrasi yang terbaik. Minumlah 1-2 gelas air sebelum makan dan hindari minum selama makan. Ini bertujuan untuk menghindari penundaan proses pencernaan. Batasi mengonsumsi minuman khas di bulan Ramadan (contoh: es cendol, sirup, sop buah, es teler, dll) karena mengandung banyak gula dan kalori.

Buka puasa dengan kurma

Kurma mengandung gula alami dan kaya akan zat gizi sehingga sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa. Zat gula yang dikandung kurma dapat mengganti energi yang hilang di tubuh kita saat berpuasa. Jika ada yang melangalami sakit kepala atau merasa pening saat berpuasa, bisa jadi saat itu gula darah kita rendah. Jadi, mulailah berbuka puasa dengan 2 biji kurma untuk mengisi kembali kadar gula kita.

Makanlah Semangkuk Sup

Sup adalah makanan yang sangat dibutuhkan saat iftar karena mengandung cairan sehingga membantu proses rehidrasi. Kita bisa membuat sup yang berisi sayuran seperti wortel, kentang, brokoli, tomat dan lain-lain. Semangkup sup hangat saat berbuka sepertinya sangat nikmat.

Jangan lupakan sayuran

Sayuran sangat kaya akan vitamin, mineral, dan serat serta mengandung banyak nutrisi tapi rendah kalori. Semakin berwarna sayuran yang kita konsumsi baik itu dalam bentuk salad atau tumisan, maka semakin banyak menfaat untuk kesehatan yang dikandungnya. Selain itu, konsumsi sayuran juga akan membuat kita merasa kenyang sehingga kita tidak tergiur untuk mengonsumsi makanan utama dalam jumlah yanh banyak.

Pilih karbohidrat kompleks

Makanan untuk berbuka harus mengandung karbohidrat dan lebih bagusnya lagi kalau karbohidrat kompleks. Berbeda dari karbohidrat biasanya, karbohidrat kompleks tidak menaikkan gula darah dengan cepat. Selain tinggi serat dan mineral, karbohidrat kompleks juga menyediakan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan. Contoh karbohidrat kompleks adalah oatmeal, ubi, kentang, kedelai hitam, beras merah, dan kacang polong.

Makanlah yang Mengandung Protein

Saat berbuka puasa, usahakan untuk mengonsumsi protein yang berkualitas tinggi dan mudah dicerna serta mengandung asam amino esensial. Tubuh kita memerlukan protein tersebut untuk membnagun dan mempertahankan masa otot. Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek), susu, yogurt, telur, keju, dan ikan mengandung protein yang sangat berkualitas. Sertakan daging, ikan dan produk susu sebagai bagian dari makanan berbuka. Jika Anda vegetarian, Anda dapat memilih sumber protein lain seperti kacang-kacangan.

Makan dengan pelan dan santai

Terkadang, setelah berpuasa sepanjang hari, kita langsung ingin menghabiskan semua makanan buka puasa kita. Hal ini justru akan menyebabkan gangguan pada pencernaan kita. Makanlah dengan pelan dan santai, jangan terburu-buru menghabiskan makanan kita. Berbuka puasa dengan porsi makanan yang sesuai adalah kunci untuk tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.

Kurangi Konsumsi Makanan yang tinggi lemak, garam dan gula

Jika memungkinkan, kurangilah konsumsi makanan yang berat saat berbuka puasa terutama yang tinggi akan lemak, garam dan gula tambahan. Saat memasak menu berbuka, usahakan memilih menu yang lebih sehat dengan merebus, memanggang atau dikukus. Sebaiknya hindari makanan yang digoreng. Untuk menggantikan garam, kita bisa menggunakan rempah-rempah untuk membumbuk makanan kita. Ganti minuman manis dengan gula alami dari buah-buahan.

Referensi:

1. Healthy eating iftar tips, alarabiya.net

2. Gambar dari Canva

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

17 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: