eastparc hotel yogyakarta
Hotel Review,  Traveling

5 Alasan Eastparc Hotel Yogyakarta Cocok Untuk Staycation Keluarga

 

eastparc hotel yogyakarta
5 Alasan Eastparc Hotel Yogyakarta Cocok Untuk Staycation Keluarga

Perjalanan saya ke Yogyakarta beberapa waktu yang lalu menyisakan banyak pengalaman menarik dan selalu terkenang di ingatan. Salah satu hal yang paling membekas di benak saya adalah hotel tempat saya menginap, Eastparc Hotel Yogyakarta namanya. Hotel bintang lima ini Jalan Kapas No. 1, Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak hotel dengan Bandara Adi Sucipto sangat dekat, hanya 4 km dan kalau mau jalan-jalan ke Malioboro pun tidak jauh, cukup menempuh perjalanan sejauh 6 km.

Ketika memasuki hotel ini, saya langsung disambut oleh resepsionis yang ramah, lobi hotel yang sangat luas dan unsur-unsur Jawa di berbagai sudut ruangan. Sebuah meja tempat pemesanan Bakpia Jogja, oleh-oleh khas Jogja terletak tidak jauh meja resepsionis. Tidak jauh dari pintu masuk, sebuah butik yang menjual aneka batik khas Jogja mendapat lapak tepat di bagian lobi hotel ini. Jadi, sambil duduk-duduk di lobi saya bisa sekalian cuci mata.

Bunga Kamboja di meja lobi hotel

Saya lalu menuju koridor untuk menaiki lift yang akan membawa saya ke kamar yang terletak di lantai 5. Di sisi kiri dan kanan koridor tersebut terdapat tumbuhan jenis palm dengan daun hiaunya yang lebat sehingga membuat suasana yang dingin karena hujan semakin sejuk. Sebuah kolam renang dengan wahanan permsinan untuk anak-anak terdapat di sisi kanan dan restoran Verandah Alfresso di sisi kiri. Ketika memasuki kamar, langsung aja pingin bobok cantik.

eastparc hotel yogyakarta
Hujan terus mengguyur Jogja

“Pasti seru banget nih kalau bisa mengajak keluarga untuk staycation di Eastparc Hotel Jogja,”seruku.

Dan ternyata menurut Mas Cahya, salah satu staf  Eastparc hotel, hotel yang merupakan milik warga Jogja keturunan timur tengah ini memang menjadi salah satu hotel favorit untuk keluarga yang ingin staycation. Dan setelah menginap disini, saya pun menyetujui pernyataan Mas Cahya, kalau mau bawa keluarga untuk staycation di Jogja, maka Eastparc sangat layak untuk dipertimbangkan

Berikut ini adalah 5 alasan yang menjadikan Eastparc Hotel Yogyakarta sangat tepat untuk staycation keluarga:

1. Kamar yang luas dengan balkoni di luarnya

Ketika memasuki kamar hotel Eastparc, saya langsung terkesima dengan pemandangan di luar hotel. Perumahan penduduk jogja yang padat bisa dilihat dari balkoni hotel. Sambil menyantap Bakpia Jogja dan menyeruput secangkir kopi yang saya racik dari mesin espresso yang tersedia di dalam kamar, saya langsung duduk-duduk santai di balkoni dan melihat keindahan kota jogja dari lantai lima.

eastparc hotel yogyakarta
Premier Room King Bed

Pemandangan luarnya saja indah, pastinya kamarnya enggak kalah ciamik dong? Benar sekali, Premier King Room yang berukuran 40 m2 menjadi yang menjadi tempatku melepas lelah dilengkapi oleh king bed berukuran 2m x 2m plus berbagai fasilitas lain di dalamnya seperti TV 42 inch, mesin espresso, Complimentary Mini bar, dan meja kerja. Enggak hanya itu, di dalam lemarinya juga terdapat setrika dan papannya (tahu aja nih hotel kalau pakaian saya kusut).

eastparc hotel yogyakarta
kamar berukuran 40 meter persegi dengan king bed, TV, mini bar, dan balkoni

2. Menikmati Makanan Khas Jogja dan Meracik Jamu di Verandah Alfresso

Banyak hal yang ingin saya lakukan di Jogja salah satunya adalah mencicipi kuliner khasnya seperti Gudeg. Keinginan itu sempat enggak kesampaian karena jadwal saya yang begitu padat selama di sana dan hujan yang terus turun sepanjang hari. Alhamdulillah, keinginan saya menikmati makanan khas kota ini terwujud. Ternyata di Verandah Alfresso, restoran yang terdapat di Eastparc Hotel, terdapat beragam makanan khas Jogja. Menu makanan nasional dan internasional lainnya juga ada, lho.

Langsung saja saya mencicipi Gudek dan beberapa makanan lokal lainnya. Karena lidah saya terbiasa mencicipi makanan berempah, berlemak, dan pedas, makanan khas Jogja ini terasa kurang cocok untuk saya. Walhasil saya memilih mencicipi makanan lainnya yang ada di sana.

eastparc hotel yogyakarta
Tea Gastrocnomy di Verandah Alfresso

Untuk minuman, saya tertarik dengan sebuah meja yang menyediakan beragam jenis teh dan bahan-bahan lain yang akan dicampurkan ke dalamnya. Tea Gastrocnomy and Tea Mixology, begitu jelas pramusajinya. Saya pun mencoba menikmati secangkir teh poci yang dicampur dengan gula merah, kayu manis, dan kapulaga.

Ohya, FYI, semua makanan dan minuman di restoran Verandah adalah halal dan tidak pihak hotel tidak menyediakan minuman beralkohol.

Hujan yang terus turun membuatku ingin menghangatkan tubuh dengan menyeruput jamu yang diracik langsung oleh staf hotel. Menurutku, lapak jamu yang terdapat di Verandah Alfresso ini sangat unik dan lain dari yang lain. Saat pertama sekali memasuki restoran ini, pandangan saya langsung terfokus kepada berbagai peralatan dan bahan-bahan untuk membuat jamu yang ada di sana.

eastparc hotel yogyakarta
Lapak pembuat jamu yang unik di Verandah Alfresso

Slurp… segelas jamu yang berisi kencur, jahe, dan kunyit langsung menghangatkan tubuh saya dan membuat saya semakin berstamina.

3. Kolam renang dan playground untuk anak-anak

Setelah sarapan pagi, Mas Cahya mengajak saya mengelilingi hotel Eastparc Yogyakarta. Seperti yang ia sampaikan sebelumnya kalau hotel ini memang dirancang khusus untuk keluarga yang ingin staycation, maka ketika keluar dari Verandah Restorant, saya langsung melihat kolam renang yang lengkap dengan wahana permainan air. Kalau membawa anak-anak pasti seru banget, mereka bisa bermain seluncuran sambil berenang.

eastparc hotel yogyakarta
kolam renang dan wahana permainan airnya

Enggak hanya itu, di belakang hotel juga terdapat playground yang memang dirancang untuk pengunjung yang membawa anak. Ada perosotan, jungka-jangkit, ayunan, dan beragam permainan anak-anak lainnya.

eastparc hotel yogyakarta

eastparc hotel yogyakarta
area playground untuk anak-anak

4. Koi Pond dan Rooftop hydroponic

Setelah melewati playground, Mas Cahya mengajak saya melewati jalan setapak yang di samping kanan dan kirinya terdapat beragam tumbuh-tumbuhan. Ada juga tanaman mint yang ditanam secara hidroponik. Saya tiba-tiba teringat dengan infused water yang berisi daun mint di restoran tadi, ternyata berdasarkan penjelasan Mas Cahya, daun mint itu memang dipetik langsung dari kebun hotel.

eastparc hotel yogyakarta
Tanaman mint yang ditanam secara hidroponik

Di sepanjang jalan saya juga melihat kamar-kamar hotel lantai dasar lengkap dengan balkoni. Tak lama kemudian saya melihat sebuah kolam kecil dengan taman dan air terjun kecil. Di dalam kolam yang airnya jernih itu hidup puluan ikan koi berwarna putih dan orange. Di dekat kolam ikan koi itu juga terdapat akurium yang merupakan tempat budidaya ikan air tawar. Menurut Mas Cahya, pihak hotel juga menyediakan tempat BBQ bagi pengunjung.

eastparc hotel yogyakarta
Koi Pond Eastparc Hotel
eastparc hotel yogyakarta
ikan air tawar untuk pesta BBQ atau untuk menjamu tamu khusus

Mas Cahya lalu mengajak saya ke rooftop hotel. Kami masuk lewat pintu khusus staf. Di atap hotel tersebut terdapat aneka tumbuhan hidroponik dan tabung-tabung yang dikhususkan untuk pengairan tanaman tersebut. Kreatif sekali hotel ini, pikir saya waktu itu.

eastparc hotel yogyakarta
Melon dan Mint yang ditanam secara hidroponik di rooftop hotel

Tumbuhan mint yang ditanam secara hdroponik yang saya lihat di bawah tadi juga banyak ditanam di atap. Selain itu ada juga tanaman melon yang buahnya berukuran besar dan siap untuk dipanen. Di restoran tadi, saya juga sempat mencicipi buah melon yang ternyata berasal dari kebun hotel sendiri.

5. Makan Bakpia Jogja langsung dari pabriknya

Setelah melihat-lihat tanaman hidroponik di rooftop hotel, sambil turun ke lantai dasar, Mas Cahya mengajak saya untuk singgah ke pabrik bakpia. Wow, di dalam hotel ini ternyata ada pabrik bakpia juga. Dan bakpia yang saya santap di kamar saat tiba kemarin itu adalah bakpia yang diproduksi oleh Eastparc sendiri. Bakpia Jogja, begitulah namanya.

eastparc hotel yogyakarta
Bakpia Jogja produksi hotel eastparc

Di dalam pabrik itu saya bisa melihat langsung bagaimana bakpia dibuat dan dikemas. Biasanya bakpia tersebut disediakan untuk pengunjung hotel dan dipasarkan di lingkungan hotel saja. Jadi, kalau ada pengunjung dari luar Jogja yang ingin membeli oleh-oleh bakpia, mereka tidak perlu repot-repot belanja ke luar, bisa langsung pesan lewat resepsionis hotel. Tak hanya itu, hotel Eastparc juga menerima pemesanan bakpia yang ingin dikirimkan ke luar Jogja.

eastparc hotel yogyakarta

Sambil melihat-lihat proses pengepakan bakpia tersebut, saya diizinkan untuk mencicip bakpia tersebut sebanyak yang saya mau. Tahu aja kalau perut saya mulai lapar lagi setelah keliling-keliling hotel.

Nah, itu dia review saya tentang Eastparc Hotel Yogyakarta.  Hotel dengan konsep taman yang tepat sekali dijadikan pilihan untuk staycation bersama keluarga. (Liza Fathia)

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

29 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: