Advertorial,  Traveling

Kulit Tetap Sehat Saat Traveling

Jalan-jalan asyik ke Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah

Saya sangat suka traveling. Jika ada waktu luang, saya sering memanfaatkannya untuk jalan-jalan ke berbagai tempat. Bahkan tidak jarang saya mengunjungi destinasi yang telah berulang kali saya datangi. Bagi saya melakukan perjalanan ke suatu tempat adalah momen yang tepat untuk me-refresh pikiran setelah lelah bekerja.

Tempat yang paling sering saya kunjungi saat traveling adalah pantai. Aceh yang dikelilingi oleh Samudra Hindia memiliki keindahan pantai yang selalu menarik perhatian. Di Aceh Besar saja, lokasi yang paling dekat dengan Banda Aceh tempat tinggal saya, sangat banyak wisata pantai yang sering saya singgahi. Ada pantai Lampuuk yang terletak di Lhoknga yang menawarkan lautan biru dan pasir putih nan menawan. Ada juga Ujong Batee, Krueng Raya, dan Lhok Me yang juga menawarkan pesona pantai yang sangat indah.

Pantai Lampuuk adalah destinasi wisata yang paling sering saya kunjungi. Paling dekat dengan tempat tinggal saya di Banda Aceh

Sayangnya, di balik nikmatnya membenamkan kaki di dalam air laut nan asin, di balik hangatnya sinar matahari pantai, dan di balik sejuknya angin sepoi-sepoi yang dilambaikan nyiur di tepi pantai, ada sesuatu yang terkadang membuatku sedikit tidak nyaman. Apakah dia? Belang! Yup. Kulitku yang langsung terpapar dengan sinar matahari menjadi belang-belang seperti zebra.

Awalnya saya cuek saja dengan keadaan kulit yang belang ini. Tetapi lama kelamaan akibat seringnya saya ke pantai yang otomatis langsung sinar matahari, kulit  saya tidak hanya belang tetapi juga kemerahan, kering, dan terasa perih.

“Hati-hati lho Liz, jangan sampai kecuekanmu berakibat buruk terhadap masa depan kulitmu. Masa nanti usia 30 kulit kamu sudah keriput? Terus kamu pasti tahu tentang kanker kulit.  Coba deh baca lagi prosesnya. Jadi saran saya sebaiknya kamu memakai handbody yang ada SPFnya. 15 sudah cukup,” ujar teman saya yang memang sangat care terhadap kulitnya.

Apa? Keriput dan kanker kulit? Enggak mauuu.

Setelah membaca  berbagai referensi, jelaslah bahwa bagian kulit saya yang belang itu adalah epidermis atau lapisan terluar. Lapisan epidermis mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit.  Melanin juga berfungsi sebagai payung yang melindungi inti sel dengan menyerap sinar ultraviolet (UV). Akibat penyerapan sinar UV itu, kulit menjadi kemerahan dan lambat laun menjadi kecoklatan.

Jadi, tersangka yang menjadikan kulit tanganku belang adalah  sinar UV.

Sinar UV merupakan gelombang elektromagnetik  yang dipancarkan oleh matahari ke bumi.  Nah, berdasarkan panjang gelombangnya, sinar UV dibagi menjadi UV A, UV B, dan UV C.  Dari ketiga sinar UV ini, UV A-lah yang paling panjang gelombangnya yaitu 320-400 nanometer dan diiikuti oleh UVB dengan panjang 290 to 320 nm. Sedangkan UVC memiliki gelombang yang sangat pendek sehingga tidak dapat mencapai permukaan bumi karena diserap oleh lapisan ozon.

Karena sinar UVA dan UVB memiliki panjang gelombang yang dapat menembus atmosfer dan terpancar ke bumi, maka ke dua sinar ini memiliki peranan penting dalam terjadinya penuaan dini, kerusakan mata (seperti katarak), dan kanker kulit. Selain itu, kedua sinar ini juga mampu menurunkan system kekebalan tubuh sehingga tubuh kita tidak mampu melawan sinar ultraviolet ini.

Setelah mengetahui bahwa UV A dan UV B adalah musuh di balik hangatnya sinar matahari, saya pun mencari cara agar terlindung dari kedua sinar tersebut. Pakai tabir surya! Ya, itulah jawabanya. Sunblock yang mengandung sun protector factor (SPF) mampu melindungi kulitku dari paparan sinar matahari.

Terkadang saking sibuknya bekerja, saya sering tidak sempat ke swalayan untuk membeli tabir surya. Namun, saya tidak perlu khawatir karena produk untuk melindungi kulitku tetap sehat ada di Lazada Indonesia. Cukup mengunjungi situsnya di Lazada.co.id, pesan tabir surya yang sesuai dengan kulit saya, maka dalam beberapa hari pesanan saya pun tiba. Gratis ongkos kirim, lho! Sampai saat ini, setiap melakukan kegiatan yang langsung terpapar dengan sinar matahari, saya selalu menggunakan tabir surya.[]

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

8 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: