Life Story,  lomba blog

Ceritaku Saat Menjadi Anak SMA

Anak SMA IPA 3 Mosa; Foto bersama saat kelas 1. Masih unyu-unyu
Anak SMA IPA 3 Mosa; Foto bersama saat kelas 1. Masih unyu-unyu

Anak SMA? Saya dulu juga pernah lho menjadi anak SMA (ya iyalah, masak dari SMP langsung kuliah), tepatnya siswa SMA N Modal Bangsa. Salah satu SMA unggulan yang ada di tanah kelahiranku, Aceh. Bangga menjadi anak SMA Modal Bangsa? Pastinya. Karena hanya siswa-siswi pilihan lah yang lulus ke sekolah yang kini langsung dikelola oleh Dinas Pendidikan Pemerintahan Aceh.

Berbicara tentang pengalaman saat masih menjadi anak SMA, rasanya satu postingan nggak bakal cukup. Banyak sekali pengalaman manis ketika menjadi bagian di sekolah yang menerapkan sistem boarding school itu. Entah itu pengalaman bersama teman-teman, pengalaman saat bolos sekolah, pengalaman bersama guru-guru yang baik dan juga pintar, pengalaman dimarahi oleh kepala asrama karena sering telat ke sekolah, pokoknya banyak. Nah, di antara semua itu, pengalaman bersama teman-temanlah yang sangat berkesan.

Anak SMA Mosa IPA 3 Gen X alias STEVEL X
Anak SMA Mosa IPA 3 Gen X alias STEVEL X

Ketika masih menjadi anak SMA dulu, saya duduk di kelas IPA 3. Dari kelas satu sampai kelas tiga, teman-teman sekelas saya itu tidak pernah berganti. Karena tiga tahun selalu bersama otomatis kami semakin mengenal satu sama lainnya. Tidak jarang juga terjadi cinta lokasi. Maklum, anak SMA kan masih ABG. Jadi, cinta monyet kerap terjadi. Eits, jangan salah, ada juga teman-temanku yang dulunya hanya sekadar cinta monyet ala anak SMA namun berujung ke pelaminan. Terus yang dulunya suka marah-marahan pas berstatus anak SMA, eh sekarang menjalin ikatan pernikahan.

Masa-masa menjadi anak SMA adalah masa yang sangat menggairahkan. Ya, ada-ada saja kreativitas yang terbentuk dari seorang anak SMA. Bahkan ketika duduk di bangku SMA pula saya menyadari bahwa saya memiliki kemampuan untuk menulis. Beruntungnya saya berada di tengah orang-orang yang sangat mensupport bakat yang saya miliki. Karenanya, di bangku SMA pula saya pernah beberapa kali menjuarai lomba menulis. Tak hanya itu saja, teman-teman saya yang memiliki bakat di bidang lainnya juga mendapat support yang sangat besar. Entah itu dari pihak sekolah, teman-teman, dan juga guru. Sangat banyak prestasi yang diukir oleh anak SMA yang berasal dari sekolah saya baik itu tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Anak SMA juga bisa berprestasi.
Anak SMA yang paling keren itu adalah anak SMA yang banyak prestasinya

Berkat kegigihan saat menjadi anak SMA pula, saya dan juga teman-teman yang lain berhasil masuk ke berbagai universitas ternama di negeri ini. Dan sekarang kami semua telah mendapat gelar sarjana serta pekerjaan yang layak. Kalau ditanya masa-masa paling indah saat sekolah itu kapan? Maka jawabannya adalah masa-masa di SMA. Ah, tiba-tiba teringat lagu Kisah Kasih di Sekolahnya almarhum Crisye.

Sayangnya, keindahan masa SMA kini banyak disalahgunakan oleh anak-anak SMA zaman sekarang. Ketika berbicara tentang anak SMA, maka konotasi negatif yang langsung muncul. Begitu pula ketika kita mengetikkan keyword “ANAK SMA” pada mesin pencari google, maka beragam situs “asusila” langsung muncul di laman utama. Tak hanya itu, ketika kita mencari foto-foto dengan kata kunci yang sama, maka beragam foto seronok yang pertama kali hadir. Miris sekali memang, tapi itulah kenyataan.

Lantas apakah semua anak SMA zaman sekarang sama seperti anak-anak SMA yang muncul di halaman utama mesin pencari google itu? Tentu tidak. Masih banyak anak SMA lain yang berprestasi namun tidak terekspose atau situs yang mengisahkan tentang keberhasilan anak SMA tersebut kalah saing dengan situs-situs yang mengandung pornografi dan pornoaksi. Jadi, sebagai wujud kepedulian kita semua terhadap anak SMA, mari kita menulis hal-hal positif tentang anak SMA sehingga ketika kita mengetik “anak SMA” di google, maka yang muncul adalah prestasi-prestasi gemilang dari generasi penerus bangsa.

Artikel ini turut mendukung gerakan PKK Warung Blogger

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

23 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: