Kesehatan

Bipolar atau Perubahan Mood Biasa?

Bipolar Disorder (bipolardisordermentalhealth[dot]com)

Saya yakin, kita semua pernah mengalami kesedihan atau down sampai tidak bersemangat untuk melakukan berbagai aktifitas. Pinginnya tidur aja dan berharap waktu cepat berlalu. Tak lama kemudian, ketika mendapat berita gembira, rasa sedih yang sebelumnya menyelimuti diri tiba-tiba berubah menjadi perasaan senang. Saking senangnya, tak jarang kita terlalu bersemangat bahkan lupa untuk istirahat.

Beberapa hari yang lalu, saya baru saja merasakan perubahan mood yang sangat kontras itu. Minggu sore, tepat saat menyaksikan acara penurunan sang Merah Putih lewat televisi, 17 Agustus lalu, mood saya yang sebelumnya stabil tiba-tiba menjadi sedih dan galau. Betapa tidak, saat ingin log in ke blog, tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi. Semua tulisan dan database yang ada di dalam Seuramoe Liza HILANG!!! Seperti ada yang menghapus tapi enggak tahu siapa yang tega melakukan itu. Langsung saja saya menjadi galau tidak menentu. Apalagi malam harinya, akan diumumkan pemenang lomba blog #SembuhkanTB. Kandas sudah harapan saya untuk bisa menang, bagaimana bisa menang coba, semua isi blog ludes. Yang tersisa hanya side bar blog yang terdiri dari blog roll, iklan, dan logo komunitas.

Waktu itu, makan pun rasanya sudah tidak selera tapi karena kelaparan dan mengingat dedek bayi dalam kandungan, terpaksa makan. BBMan dari suami hanya saya tanggapi seadanya. Galau banget rasanya. Namun, malam harinya, semuanya berubah. Ketika twitter saya, @fatheeya, dimention oleh admin @TBIndonesia, yang mengabarkan kalau saya menjadi jawara dalam perlombaan yang terdiri 8 serial itu, sedih dan galau yang sebelumnya menghampiri kini berganti dengan rasa gembira. Saking gembiranya, saya tidak bisa tidur.

“Jangan-jangan adek mengalami bipolar,” canda suamiku. “Lihat tuh, perubahan moodnya jelas kali. Pas lagi fase depresi abang pun dicuekin. Nah, pas lagi mania, saking bersemangatnya, tidur pun ngga bisa.”

“Enak aja. Masih normal kales!”

Yup, memang apa yang saya dan mungkin teman-teman alami hanyalah perubahan mood biasa (mood swings) yang terjadi hanya beberapa waktu dan menghilang dengan sendirinya. Berbeda sekali dengan perubahan mood yang dialami oleh penderita gangguan bipolar. Perbedaannya terletak pada tingkatan keparahan dan durasi atau waktu.

Perubahan mood pada orang yang normal tidak pernah menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari. saat kita merasa senang atau susah, kita masih mampu untuk bekerja, hang out bareng teman, belanja, makan malam bareng keluarga, dan bagi orang tua, masih mampu menjaga anak-anaknya.

Nah, pada penderita gangguan bipolar, perubahan mood yang terjadi justru mengakibatkan ia tidak mampu menjalani hidup seperti biasanya. Terkadang mereka bisa menglami depresi sampai-sampai tidak mau keluar dari kamar. Tidak jarang pula, saat mengalami kesedihan atau depresi, penderita bipolar berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Gejala Bipolar (personal.psu.edu)

Selain itu, orang yang mengalami bipolar disorder ini juga akan mengalami fase mania. Saat itu terjadi, tidak jarang, sang penderita bisa menghambur-hamburkan uang untuk berpesta bahkan tidak segan-segan untuk berhutang. Saat mood menjadi mania, penderita bipolar juga tidak takut untuk bertengkar dan berkelahi, tidak peduli dengan siapapun itu.

Jadi, jelas sekali bukan perbedaan perubahan mood yang terjadi pada penderita bipolar dengan orang normal. []Liza Fathia

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

14 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: