Numpang Eksis di FLP

Beberapa hari yang lalu, saya menjadi salah satu instruktur dalam acara inaugurasi (pengukuhan) untuk anggota baru Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh angkatan pertama 2012. Acaranya berlangsung selama dua hari di Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Lubuk, Aceh Besar. Hari itu tepatnya hari Sabtu dan Minggu (21-22 Januari 2012).

Awalnya sempat ciut juga saat ditunjuk menjadi instruktur. Saya? Menjadi instruktur anggota baru FLP? Apa bisa? Apalagi saat disandingkan dengan pesohor FLP seperti Bu Boss Ade, Nuril dan Roby. Serasa mati kutu saja. Belum lagi dengan jadwal yang berubah-ubah. Apa saya bisa ikutan? Soalnya Januari adalah bulan yang padat bagi seorang Liza. Cieee, padat euy! Maklum aja di bulan ini banyak hal yang harus saya persiapkan, kerjakan, dan selesaikan. Walhasil, jadwal yang ditentukan tidak bentrok dengan kegiatan saya yang lain dan sayapun menjadi instruktur. more »

Category: Opini  Tags: , ,  2 Comments

Ini Nyata, Bukan Mimpi!

Kenangan masa koas

Rabu (19/1/2012) menjadi hari yang paling bersejarah untukku. Ya, hari bersejarah selain hari lahirku, hari kelulusanku saat TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah (sebenarnya masih banyak lagi hari yang menjadi kenangan dalam hidupku tapi taku mungkin disebutkan satu persatu).  Kenapa? Karena hari itu saya resmi menjadi seorang dokter. Dua kata baru kini bertengger di depan namaku. Dua kata yang mungkin selalu menjadi motivasi seperti yang pernah diutarakan oleh guru-guruku. “dr. Liza Fathiariani”.

“Beda dokter dengan profesi yang lain salah satunya adalah letak titel. Jika sarjana strata satu di fakultas lain titelnya di belakang, maka dokter titelnya di depan. Lalu dokter adalah gelar yang diberi kebebasan untuk tidak mengikuti EYD. Tulisan “dr” meski terletak di awal kalimat tetap menggunakan huruf kecil.” Begitu jelas salah satu konsulenku saat saya pertama sekali menginjakkan kaki di rumah sakit sebagai dokter muda. more »

Category: Opini  Tags: ,  13 Comments

(copas) Cantik Ruhiyah, Pancarkan Inner Beauty

“Sesungguhnya amal kebaikkan itu akan memancarkan cahaya dari dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rezeki, dan menumbuhkan rasa cinta manusia padanya” (Ibnu Abbas)

Mudah bahagia, tidak gampang stres, kuat melalui berbagai tantangan hidup, dan disukai orang lain, lebih dipengaruhi oleh kecantikan batin daripada kecantikan fisik. Kecantikan batin sebagai pancaran kekuatan ruhiyah dan keshalehatan diri, akan melahirkan konsep diri seorang wanita yang tiada banding. Tak memiliki kecantikan fisik tak perlu risau. Akan sangat membahagiakan ketika orang bisa menghargai dan menyadari arti penting kita karena ‘sesuatu dalam diri kita’ yang tak terbantahkan. Itulah pancaran inner beauty. Lalu. bagaimana Islam memperkokoh inner beauty kita? more »

Syukurku padaMu

Aku semakin mencintaiMu. Mencintai sampai setiap saat teringat akanMu. Terima kasih atas suka dan duka yang Kau beri. Kusadar, semuanya ada ujian dan hikmah yang Kau cucur.

Beberapa minggu ini saya merasa begitu banyak keajaiban yang dianugerahkan Allah. Ya, saya menamakannya keajaiban karena semuanya terjadi tanpa terduga. Saya hanya meminta sedikit pada Allah tetapi yang diberikanNya sungguh sangat besar, semuanya diluar perkiraan. Terima kasih ya Allah.

Ud’u nii astajib lakum. Begitu firmanNya. Berdoalah (mintalah) padaKu niscaya Aku akan menjawabnya. Saya meminta padaNya agar dimudahkan dan dilancarkan setiap urusan setiap selesai shalat baik fardhu maupun sunat. Meminta padaNya agar diberikan yang terbaik menurutNya. Subhanallah, saya benar-benar terharu. Jalan saya selalu dimudahkanNya. more »

Category: Opini  Tags: , ,  4 Comments
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes