Kesehatan,  Life Story

Berbahayakah Bayi Tidur dengan Kipas Angin atau AC?

kipas angin
sumber : tokopedia(dot)com

Kebutuhan tidur seorang bayi akan terus berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Jika saat baru lahir dia butuh tidur  hingga 20 jam dalam sehari semalam, umur setahun dia biasanya hanya butuh tidur 10 hingga 14 jam. Nah, letak negara kita yang berada di garis khatulistiwa membuat suhu udara waktu siang menjadi sangat panas, hal ini kadang membuat tidur anak menjadi terganggu. Alternatif yang biasa diberikan orang tua adalah dengan menidurkan si anak dengan kipas angin, atau dalam ruangan ber AC. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah ada bahayanya jika menidurkan bayi dalam ruangan ber AC? Jawaban singkatnya adalah, “iya dan tidak”. Biar gak penasaran, berikut penjelasannya.

Jika memang keadaan ruangan sangat panas dan anak terpaksa ditidurkan dalam ruangan ber AC atau memakai kipas angin, maka perhatikan beberapa hal berikut.

1. Suhu  AC.

Jika menidurkan anak dalam ruangan ber-AC, pastingan suhu tidak di setel begitu rendah, misalnya hingga 18 derjat. Karena hal ini bisa menyebabkan hipotermi dan ini bisa berbahaya bagi bayi. Baiknya AC di setelh di suhu ruangan, 23 hingga 25 derjat. Suhu yang terlalu rendah juga membuat anak tidak nyaman.

2. Pastikan anak diberi cukup minum.

Orang dewasa yang duduk di dalam ruangan ber AC dalam waktu yang lama bisa mengurangi kehilangan cairan yang lebih banyak (dehidrasi), karena sifat atau cara kerja dari sebagian pendingin di AC adalah dengan menyerap cairan di ruangan. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk banyak minum. Begitu juga dengan anak. Bila tidak diberikan minum yang cukup, si anak yang berlama-lama di ruang AC bisa menderita dehidrasi. Air yang diberikan bisa berupa ASI jika umurnya kurang dari 6 bulan, atau air mineral jika lebih dari 6 bulan. Tidak perlu memberikan minuman elektrolit yang di jual di pasaran, karena air putih saja sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk bayi.

3. Jangan khawatir jika anak berkeringat

Kadang orang tua suka cemas saat melihat anaknya berkeringat berlebihan, jangan khawatir dengan keadaan ini, karena keringat ini berarti proses metabolisme basal dalam tubuh anak berjalan dengan baik. Suhu yang terlalu dingin bisa mencegah anak berkeringat, dan hal ini tidak baik untuk anak. Kalau berkeringat, pastikan anak juga diberi minum yang banyak untuk mencegah dehidrasi.

4. Jangan arahkan kipas angin langsung ke anak

Jika memakai kipas angin, maka sangat dianjurkan untuk tidak langsung mengarahkan kipas angin ke lokasi bayi tidur, tapi biarkan kipas berputar, sehingga anak tidak harus kedinginan dengan kipas angin

5. Putaran kipas rendah

Meski suhu udara cukup panas, jangan hidupkan kipas angin di setelah paling tinggi, tapi usahakan di putaran serendah mungkin, pastikan juga ventilasi di ruangan terbuka, sehingga perputaran udara dapat terjadi dengan baik.[]

Liza Fathiariani, dokter umum, blogger, traveller, istrinya @ceudah, penikmat kuliner. Contact : email : lizafathia@yahoo.com, twitter : @fatheeya, instagram : @lizafathia, facebook: www.facebook.com/liza.fathiariani

13 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: