<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seuramoe Liza &#187; Teroris Aceh</title>
	<atom:link href="http://liza-fathia.com/tag/teroris-aceh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://liza-fathia.com</link>
	<description>Belajar Tentang Hidup dan Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 16:37:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Wahai Teroris, Enyahlah dari Bumi Aceh</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2010/03/wahai-teroris-enyahlah-dari-bumi-aceh.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2010/03/wahai-teroris-enyahlah-dari-bumi-aceh.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 14:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[antiteror]]></category>
		<category><![CDATA[densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[GAM]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah islamiah]]></category>
		<category><![CDATA[noordin M TOP]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: <a href="http://www.score-louisville.org/component/option,com_jcalpro/Itemid,99999999/extmode,cat/cat_id,1/">cialis <a href="http://buydiflucancheap.com">diflucan order</a>  daily generic</a> <a href="http://ampicillinpills.com">buy Drugstore online cheap Ampicillin</a>   justify;&#8221;><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2010/03/terorisaceh.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-524" title="CORRECTION Indonesia Terror Arrest" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2010/03/terorisaceh.jpg" alt="" width="250" height="250" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Mencekam! Itulah yang saya rasakan ketika melewati pegunungan Seulawah pada Jumat (5/03) kemarin. Puluhan aparat TNI dengan senjata lars panjangnya penuh siaga berpatroli pada beberapa titik di pegunungan yang sepi itu. Hujan yang terus mengguyur sejak siang sampai malam tiba tak membuat mereka urung untuk tetap berdiri di pinggir jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu di beberapa Polsek kecamatan yang  saya lalui, terlihat kendaraan yang menuju Banda Aceh – Medan di<em>sweeping </em>oleh aparat kepolisian setempat. KTP, SIM, STNK menjadi syarat sah untuk bisa melanjutkan perjalanan. Proses pemeriksaan bagi pengendara yang berKTP luar Aceh lebih lama dari mereka yang berKTP Aceh. Berbagai pertanyaan seperti ada keperluan apa di Aceh? Anda hendak kemana? Sudah berapa lama di Aceh? Dan berbagai pertanyaan lain diajukan dengan gaya khas mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Curiga! Itulah aroma yang kurasakan dari polisi-polisi itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat-saat tersebut mengingatkanku pada beberapa <a href="http://amoxil-pharm.net">where to buy amoxicillin</a>  tahun silam. Saat Aceh masih berprahara dengan konflik yang berkepanjangan. <em>Sweeping</em> dan kontak senjata sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Aceh. Namun, kali ini ketika pertikaian panjang itu telah berakhir dengan <a href="http://amoxilpills.net">buy without prescription online cheap Amoxil</a>  damai. Ketika tak ada lagi pertumpahan darah. Ketika masyarakat Aceh dengan semangatnya menghirup udara perdamaian. Ancaman yang akan mengusik ketenangan kembali terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang-orang mengatakan kalau di Aceh tepatnya Aceh Besar terdapat teroris yang jumlahnya puluhan. Mereka menggunakan pegunungan Aceh Besar sebagai tempat untuk latihan. Ada yang menduga kalau mereka adalah bagian dari Jamaah Islamiyah, organisasi perpanjangan tangan jaringan teroris Al Qaidah di wilayah Asia Tenggara.  Dan masih terdapat hubungan dengan kelompok Noordin <a href="http://onlinelevitracheap.net ">buy generic levitra online</a>  M Top.<span id="more-523"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan untuk menyisir mereka yang dikatakan teroris ini, Mabes Polri mengirimkan Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88). Berbicara tentang Densus 88, saya jadi ingat dengan proses penangkapan teroris Noordin M Top dulu.  Tak pernah saya duga sekarang pasukan antiteror <a href="http://moneygramlocations.info/moneygram-nevada-las-vegas-2.php">moneygram vegas</a>  itu juga telah berada di Serambi Mekah.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai spekulasi muncul tentang keberadaan teroris di Aceh. Ada yang mengatakan kalau mereka ada kaitannya dengan GAM. Tapi ini dibantah oleh Presiden SBY.</p>
<p style="text-align: justify;">”Saya menyimak dan menerima laporan, tiba-tiba muncul aktivitas terorisme di Aceh. Ini bukan unsur GAM yang dulu, benar-benar kelompok teroris yang mengorganisasi diri dengan rapi. Memilih tempat latihan di Aceh dengan harapan orang tidak lagi melihat Aceh sebagai daerah konflik dengan harapan, kita terlena dan mereka bisa melakukan segalanya mempersiapkan <a href="http://sdoxycyclinebuy.com">doxycycline buy online</a>  aksi-aksi terorisme,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada juga sumber yang menyebutkan bahwa keberadaan mereka di Aceh karena dekat dengan Selat Malaka, sehingga proses pengiriman senjata dari luar Indonesia seperti Malaysia dan Filipina jadi semakin mudah. Namun, Kapolri membantah dugaan keterlibatan negara asing dalam kasus ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah! Terlepas dari siapapun orang-orang yang dilabeli “teroris” itu. Dari manakah mereka berasal. Siapa yang menjadi <em>backing</em>nya. Saya tidak peduli. Yang saya dan seluruh rakyat Aceh inginkan adalah Tanoh Rencong ini tetap aman. Baru sejenak kami rakyat Aceh menghirup udara segar, tapi kini asap-asap peluru mulai memasuki paru-paru kami kembali. Tak hanya itu, korban yang jatuh bukan saja dari kepolisian dan teroris, tetapi juga rakyat kecil yang tak tahu apa-apa.</p>
<p style="text-align: justify;">Lihatlah bagaimana nasib Laila Fajri yang kini harus menjadi janda dan membesarkan kedua anaknya seorang diri karena suaminya Kamarudin menjadi korban penembakan di Pegunungan Jalin, Aceh Besar saat penggerebekan “teroris” pada 22 Februari lalu.</p>
<p <a href="http://amoxil-pharm.com">amoxicillin buy</a>  style=&#8221;text-align: justify;&#8221;>Semoga pihak yang berwenang dapat segera menyelesaikan sengketa ini. Dengan koordinasi yang baik antara kepala pemerintahan, aparat keamanan, dan ulama di Aceh, saya yakin masalah ini bisa diatasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada mereka yang bergelar teroris, janganlah kalian menjadikan Aceh kembali berlumur darah. Aceh baru saja sembuh dari luka yang parah. Lalu kenapa kalian kembali menyayat luka yang kini mulai sembuh itu?Enyahlah kalian dari Bumi Aceh ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>sumber foto : AFP</em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2010/03/wahai-teroris-enyahlah-dari-bumi-aceh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

