Tag Archives: komunikasi dokter-pasien

Komunikasi! Biar Ngga Salah Persepsi

Pada semester pertama duduk di bangku kuliah, seorang dosen saya pernah diflucan one bercerita. Cerita tentang seorang dokter yang telah menjadi guru besar (profesor) di rumah sakit dan fakultas kedokteran di Manchester. “Saat itu sang profesor sedang memberikan praktikum untuk mahasiswa baru, ” ujar Pak Dosen  memulai cerita.

Profesor tersebut lalu mengambil sampel urin pasien diabetes dan mencelupkan jarinya ke dalamnya lalu ia mencicipnya. Seluruh mahasiswa yang merupakan calon dokter itu sangat jijik melihat apa yang dilakukan profesor. Tidak sedikit di antara mereka yang mual, tapi sekuat tenaga ditahan untuk menghormati guru besar itu. Lalu, profesor  meminta semua mahasiswanya untuk mengulangi tindakan tadi. Mencelupkan jari ke dalam urin lalu mencicipi. Jelas saja para mahasiswa baru itu enggan melakukannya. Tapi, karena yang menyuruhnya adalah seorang dokter yang sangat disegani di fakultas tersebut, maka dengan wajah meringis mereka sepakat bahwa urin itu manis. Kalau tidak, mana mungkin seorang profesor di sebuah fakultas kodekteran terkemuka itu mau melakukannya.

Satu persatu mahasiswa baru itu memasukkan jari mereka ke dalam urin lalu mencicipinya. Profesor hanya tersenyum saja melihat tingkah mahasiswa tersebut. Setelah semuanya mencicipi urin itu, profesor pun menjelaskan apa yang baru moneygram washington saja berlaku. Read more »

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes