Tag Archives: Aceh

Jak U Tangse

Sungai di Tangse

Sayup- sayup hawa dingin merasup ke pori-pori. Tubuh yang sebelumnya penuh dengan peluh kini mulai segar oleh  semilir angin dari pegunungan. Jalanan penuh dengan tanjakan, dipagari perbukitan dan jurang terjal membuat adrenalin semakin melonjak.

Sesekali terlihat monyet-monyet bergelantungan cheap without prescription buy online Amoxil cheap prescription on line doxycycline cialis professional di pohon pinggir jalan. Menunggu lemparan makanan dari pengguna jalan. Di bawahnya, air sungai yang jernih mengalir dengan derasnya, menghantam bebatuan besar sehingga menghasilkan harmoni yang indah. Read more »

Wahai Teroris, Enyahlah dari Bumi Aceh

cialis diflucan order daily generic buy Drugstore online cheap Ampicillin justify;”>

Mencekam! Itulah yang saya rasakan ketika melewati pegunungan Seulawah pada Jumat (5/03) kemarin. Puluhan aparat TNI dengan senjata lars panjangnya penuh siaga berpatroli pada beberapa titik di pegunungan yang sepi itu. Hujan yang terus mengguyur sejak siang sampai malam tiba tak membuat mereka urung untuk tetap berdiri di pinggir jalan.

Lalu di beberapa Polsek kecamatan yang  saya lalui, terlihat kendaraan yang menuju Banda Aceh – Medan disweeping oleh aparat kepolisian setempat. KTP, SIM, STNK menjadi syarat sah untuk bisa melanjutkan perjalanan. Proses pemeriksaan bagi pengendara yang berKTP luar Aceh lebih lama dari mereka yang berKTP Aceh. Berbagai pertanyaan seperti ada keperluan apa di Aceh? Anda hendak kemana? Sudah berapa lama di Aceh? Dan berbagai pertanyaan lain diajukan dengan gaya khas mereka.

Curiga! Itulah aroma yang kurasakan dari polisi-polisi itu.

Saat-saat tersebut mengingatkanku pada beberapa where to buy amoxicillin tahun silam. Saat Aceh masih berprahara dengan konflik yang berkepanjangan. Sweeping dan kontak senjata sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Aceh. Namun, kali ini ketika pertikaian panjang itu telah berakhir dengan buy without prescription online cheap Amoxil damai. Ketika tak ada lagi pertumpahan darah. Ketika masyarakat Aceh dengan semangatnya menghirup udara perdamaian. Ancaman yang akan mengusik ketenangan kembali terjadi.

Orang-orang mengatakan kalau di Aceh tepatnya Aceh Besar terdapat teroris yang jumlahnya puluhan. Mereka menggunakan pegunungan Aceh Besar sebagai tempat untuk latihan. Ada yang menduga kalau mereka adalah bagian dari Jamaah Islamiyah, organisasi perpanjangan tangan jaringan teroris Al Qaidah di wilayah Asia Tenggara.  Dan masih terdapat hubungan dengan kelompok Noordin buy generic levitra online M Top. Read more »

The Next Juragan Durian

Kalau ingin merasakan durian yang lezat, maka durian Tangse adalah salah satu alternatif jawabannya. Dengan daging yang tebal dan aromanya yang sangat khas, durian Tangse semakin menunjukkan keeksistensiannya dalam jagad dunia durian :) . Terlebih lagi pada awal-awal tahun seperti ini, jika Anda ingin mencicipi lezatnya durian datanglah ke Tangse. Karena sekarang buah berduri itu sedang banyak-banyaknya di kota dingin ini.

Aku pun ngga ketinggalan untuk merasakan lezatnya durian kampung halamanku. Ketika pulang kampung beberapa hari yang lalu, mama langsung menyuguhi dengan durian dan leumang. Tidak hanya itu, keesokan harinya-sebelum aku kembali ke Banda Aceh- mama mengajakku langsung ke kebun durian.

“Yuk kita cari duren, langsung ke kebunnya,” ajak mama.

“Emangnya kita punya kebun?”

“Kebun orang pun jadi,” canda mamaku.

“Ok! Siapa takut.” Read more »

Pemerintahan Aceh Dan Bayi 3 Tahun

levitra generic vardenafil src=”http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2010/02/IrwandiNazar.jpg” alt=”" width=”159″ height=”120″ />Usia Pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar  kini memasuki  usia tiga tahun sejak pelantikannya pada 8 Februari 2007. Pasangan independen yang dipilih pada Pilkada itu memang merupakan pemimpin yang diharapkan dapat membawa Aceh yang saat itu masih dirundung prahara konflik dan beranjak pulih dari bencana tsunami. Ibarat seorang bayi yang baru terlahir, begitulah kondisi Aceh tiga tahun yang lalu.

Selama tiga tahun ini Acehpun mulai berbenah. Sedikit demi sedikit menghapus trauma konflik dan tsunami. Terlebih lagi dengan kuncuran anggaran yang melimpah dari pemerintah, diharapkan Aceh dapat mengejar ketertinggalan pembangunan dari daerah lain di Indonesia.

Jika diibaratkan dengan seorang manusia, maka Aceh saat ini adalah bayi akan merayakan ulang tahunnya yang ketiga di bawah kepemimpinan Irwandi-Nazar (IRNA) pada 8 Februari nanti. Pada hakikatnya, bayi yang berumur tiga tahun itu sudah dapat menunjukkan dan menyebut nama bagian tubuh, naik tangga dan berlari – lari, menirukan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu dan mengelap, mencoret – coret di kertas. Read more »

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes