<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seuramoe Liza</title>
	<atom:link href="http://liza-fathia.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://liza-fathia.com</link>
	<description>Belajar Tentang Hidup dan Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 15:43:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Numpang Eksis di FLP</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2012/01/numpang-eksis-di-flp.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2012/01/numpang-eksis-di-flp.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 01:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[FLP]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Lingkar Pena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=1062</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, saya menjadi salah satu instruktur dalam acara inaugurasi (pengukuhan) untuk anggota baru Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh angkatan pertama 2012. Acaranya berlangsung selama dua hari di Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Lubuk, Aceh Besar. Hari itu tepatnya hari Sabtu dan Minggu (21-22 Januari 2012). Awalnya sempat ciut juga saat ditunjuk menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/1327293713FLP1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1064" title="1327293713FLP" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/1327293713FLP1-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Beberapa hari yang lalu, saya menjadi salah satu instruktur dalam acara inaugurasi (pengukuhan) untuk anggota baru Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh angkatan pertama 2012. Acaranya berlangsung selama dua hari di Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Lubuk, Aceh Besar. Hari itu tepatnya hari Sabtu dan Minggu (21-22 Januari 2012).</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya sempat ciut juga saat ditunjuk menjadi instruktur. Saya? Menjadi instruktur anggota baru FLP? Apa bisa? Apalagi saat disandingkan dengan pesohor FLP seperti Bu Boss Ade, Nuril dan Roby. Serasa mati kutu saja. Belum lagi dengan jadwal yang berubah-ubah. Apa saya bisa ikutan? Soalnya Januari adalah bulan yang padat bagi seorang Liza. Cieee, padat euy! Maklum aja di bulan ini banyak hal yang harus saya persiapkan, kerjakan, dan selesaikan. Walhasil, jadwal yang ditentukan tidak bentrok dengan kegiatan saya yang lain dan sayapun menjadi instruktur.<span id="more-1062"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jujur. Sebenarnya saya bukanlah anggota FLP yang aktif. Banyak kegiatan yang terpaksa saya lewatkan. Seperti kelas menulis, launching dan bedah buku, serta berbagai program FLP lainnya. Padahal saya adalah anggota kaderisasi FLP. Hmm, sungguh anggota durhaka. *maafkan saya ya FLP. Kalau mau beralasan, selama kurang lebih 2 tahun yang lalu saya memang tidak memiliki banyak waktu luang. Saban hari selalu saya habiskan di RS, kalau pun libur maka saya harus mencuci pakaian, menyetrika,  serta beristirahat. So, terpaksa menangguhkan FLP. Meskipun begitu FLP tetap berada di tempat spesial di hati ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah menyelesaikan tugas di RS, sayapun berkomit pada diri untuk lebih aktif di FLP. Salah satunya denga ikutan inaugurasi ini. Ternyata menjadi instruktur itu ngga semengerikan yang saya bayangkan. Malah saya menjadi salah satu anggota FLP yang lumayan dikenal oleh anggota baru. Habisnya setiap hari berwara wiri di depan mereka sambil bercuap-cuap ini itu selama dua hari. Jadi kalau kamu mau terkenal jadilah instruktur. Peace <img src='http://liza-fathia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Selain menjadi tukang cuap-cuap, ternyata seorang instruktur itu adalah tempat para anggota baru mengeluarkan uneg-uneg. Dan satu lagi, berhubung salah satu kewajian anggota baru adalah membuat profil panitia acara dan anggota lama FLP, maka otomatis pilihan utama yang mereka pilih adalah para intsruktur. Jangan heran ketika jam ISHOMA para insntruktur dikejar-kejar layaknya artis yang ingin diwawancarai oleh wartawan untuk pembuatan profil.  So, kalo mau seperti itu jadilah instruktur <img src='http://liza-fathia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ah, lama-lama tulisan saya kok makin aneh saja. Tips apa-apaan pula yang saya bagikan. Tapi satu hal yang ingin saya ungkapkan. Saya bahagia sekali menjadi bagian dari FLP. FLP itu bagaikan keluarga sendiri. Bahkan ketika bertemu anggota baru yang sebelumnya tidak saya kenal sekalipun. Seolah ada ikatan batin yang kuat. Hingga saya tidak mungkin berpisah dari FLP. Walaupun sering bolos rapat, sering tidak hadir pada kelas menulis, tetapi tak pernah terbesit keinginan untuk meninggalkan FLP. I love you full FLP <img src='http://liza-fathia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sumber foto : theglobejournal.com</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2012/01/numpang-eksis-di-flp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Nyata, Bukan Mimpi!</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2012/01/ini-nyata-bukan-mimpi.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2012/01/ini-nyata-bukan-mimpi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 06:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[Rabu (19/1/2012) menjadi hari yang paling bersejarah untukku. Ya, hari bersejarah selain hari lahirku, hari kelulusanku saat TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah (sebenarnya masih banyak lagi hari yang menjadi kenangan dalam hidupku tapi taku mungkin disebutkan satu persatu).  Kenapa? Karena hari itu saya resmi menjadi seorang dokter. Dua kata baru kini bertengger di depan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1059" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/DSC01880.jpg"><img class="size-medium wp-image-1059" title="DSC01880" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/DSC01880-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Kenangan masa koas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Rabu (19/1/2012) menjadi hari yang paling bersejarah untukku. Ya, hari bersejarah selain hari lahirku, hari kelulusanku saat TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah (sebenarnya masih banyak lagi hari yang menjadi kenangan dalam hidupku tapi taku mungkin disebutkan satu persatu).  Kenapa? Karena hari itu saya resmi menjadi seorang dokter. Dua kata baru kini bertengger di depan namaku. Dua kata yang mungkin selalu menjadi motivasi seperti yang pernah diutarakan oleh guru-guruku. “dr. Liza Fathiariani”.</p>
<p style="text-align: justify;">“Beda dokter dengan profesi yang lain salah satunya adalah letak titel. Jika sarjana strata satu di fakultas lain titelnya di belakang, maka dokter titelnya di depan. Lalu dokter adalah gelar yang diberi kebebasan untuk tidak mengikuti EYD. Tulisan “dr” meski terletak di awal kalimat tetap menggunakan huruf kecil.” Begitu jelas salah satu konsulenku saat saya pertama sekali menginjakkan kaki di rumah sakit sebagai dokter muda.<span id="more-1058"></span></p>
<p style="text-align: justify;">“Keistimewaan ini diberikan untuk profesi kita karena yang kita hadapi adalah nyawa manusia. Oleh karena itu manusiakanlah manusia. Rawat dan obatilah mereka layaknya kamu merawat orang tua atau saudaramu sendiri. Bayangkan jika pasienmu itu adalah keluargamu atau dirimu sendiri. Maka perlakukanlah mereka layaknya kamu ingin diperlakukan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat itu sampai sekarang masih berbekas dibenakku. Kini telah tiba saatnya diriku menjalankan amanah itu. Memanusiakan manusia. Merawat dan mengobati mereka sebagaimana saya merawat orang tua atau keluarga saya sendiri. Memperlakukan pasienku layaknya saya ingin diperlakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hm, rasanya seperti mimpi. Dulu waktu kecil saya sering membentuk dunia saya sendiri dengan berlagak layaknya seorang dokter. Lalu saya berbicara sendiri dan menjawab sendiri. Saat itu saya yang menjadi dua sosok sekaligus. Dokter dan pasien. Saya ingat bagaimana saya mencoba menuliskan resep yang entah apa-apa isinya dengan tulisan sejelek mungkin. Karena waktu itu asumsi saya bahwa tulisan dokter itu jelek. Tapi kenyataannya tidak semuanya demikian. Memang pada dasarnya tulisannya jelek dan kebetulan banyak yang berprofesi dokter maka timbullah konklusi demikian. Saat itu sempat mama takut karena saya suka berbicara sendiri dan melarangku melakukan adegan dokter pasien itu lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang? Waktu berjalan sangat cepat. Baru kemarin rasanya saya lulus SMA lalu diterima di Fakultas Kedokteran. Kemudian lulus sarjana kedokteran dan menjalankan kepaniteraan klinik. Lalu sekarang? Semuanya telah selesai kujalani. Alhamdulillah. Syukurku tak henti-hentinya kupanjatkan kepada Rabb, sang Pemilik alam semesta. Terimakasih dan rasa cintsaya kepada mama yang telah berjuang untuk menyekolahkanku. Kepada adik semata wayangku. Dan kepada seluruh teman-teman. Tanpa kudrahNya, tanpa dukungan semua, saya yakin apa yang rasakan ini tak akan terwukjud.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun perjuangan belum berakhir. Masih ada Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) 18 Februari mendatang. Ujian yang menentukan layak tidaknya saya menjadi seorang dokter. Mohon doa dari teman-teman semua agar Allah memudahkan dan melancarkan serta memberikan yang terbaik untuk saya. Amiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2012/01/ini-nyata-bukan-mimpi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(copas) Cantik Ruhiyah, Pancarkan Inner Beauty</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2012/01/copas-cantik-ruhiyah-pancarkan-inner-beauty.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2012/01/copas-cantik-ruhiyah-pancarkan-inner-beauty.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 06:48:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[inner beauty]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan ruhiyah]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya amal kebaikkan itu akan memancarkan cahaya dari dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rezeki, dan menumbuhkan rasa cinta manusia padanya” (Ibnu Abbas) Mudah bahagia, tidak gampang stres, kuat melalui berbagai tantangan hidup, dan disukai orang lain, lebih dipengaruhi oleh kecantikan batin daripada kecantikan fisik. Kecantikan batin sebagai pancaran kekuatan ruhiyah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><img class="alignleft" src="http://kembanganggrek.files.wordpress.com/2010/07/muslimah-berjilbab-7.jpg?w=548" alt="" width="197" height="259" />“Sesungguhnya amal kebaikkan itu akan memancarkan cahaya dari dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rezeki, dan menumbuhkan rasa cinta manusia padanya”</em> (Ibnu Abbas)</p>
<p style="text-align: justify;">Mudah bahagia, tidak gampang stres, kuat melalui berbagai tantangan hidup, dan disukai orang lain, lebih dipengaruhi oleh kecantikan batin daripada kecantikan fisik. Kecantikan batin sebagai pancaran kekuatan ruhiyah dan keshalehatan diri, akan melahirkan konsep diri seorang wanita yang tiada banding. Tak memiliki kecantikan fisik tak perlu risau. Akan sangat membahagiakan ketika orang bisa menghargai dan menyadari arti penting kita karena ‘sesuatu dalam diri kita’ yang tak terbantahkan. Itulah pancaran inner beauty. Lalu. bagaimana Islam memperkokoh inner beauty kita?<span id="more-1053"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Inner Beauty dalam Islam</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Herlini Arnran. ustadzah lulusan Wefaq ul Madarise al-Salafia Faisalabad Pakistan, Kecantikan dalam bahasa Arab diungkapkan dengan kata al-jamal dan al-husn. Se suai penjelasan Ibn Sayyidh dan Ibnu Katsir bahwa al- jamal adalah kecantikan yang terdapat dalam perilaku dan rupa manusia. Rasulullah saw. pun memperkuat makna cantik melalui sabdanya “Innal/oha Jamil yuhibbul Jamal”, sesungguhnya Allah itu cantik {Jamil), menyukai kecantikan (.JamaI), yakni kecantikan perilaku dan kesempurnaan sifat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan al-husn (cantik) lawan dari al-qabh (buruk). Al-husn pada asalnya dipakai untuk memberi sifat pada bentuk dan fisik (rupa) namun kemudian digunakan untuk menyifati perilaku atau akhlak. Sedangkan al-jamal pada awalnya dipakai untuk menyifatinamun kemudian juga digunakan untuk menyifati rupa dan bentuk.</p>
<p style="text-align: justify;">“Maka inner beauty dalam Islam adalah kecantikan lahir dan batin yang ada pada diri seseorang sehingga ia memiliki kedudukan dan derajat yang tinggi dan mulia yang dapat memperkokoh kedudukan dan martabatnya di muka bumi ini. Kecantikan yang tidak dapat ditelan oleh waktu dan zaman. yang didapat dari perilaku akhlak yang mulia.” jelas pakar fikih dan syariah ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Maksimal karena Hubungan dengan Allah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Almarhumah Ustazah Yoyoh Yusroh, pendiri Persaudaraan Muslimah (Salimah), pernah  berpesan bahwa untuk membangun inner beauty dalam diri kita perlu menselaraskan sikap-sikap positif secara sadardan ikhlas. “Ketika kita melakukan sesuatu hal yang positif diniatkan ibadah karena Allah, lama kelaman sikap tadi akan menjadi karakter kita dalam kehidupan sehari-hari. Dan ini nantinya yang akan menghasilkan inner beauty dalam diri. Yang terpenting. harus ridha atas apa yang terjadi pada diri kita.” jelas ibu sembilan putra dan lima putri ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibadah adalah dasar paling pokok yang memberi dampak positif bagi kepribadian diri. Shalat yang dikerjakan dalam lima waktu dan harus tiap hari menjadi teladan utama bagi perilaku kita. Jika shalat baik, maka amalan kita dalam kehidupan sehari-hari baik semua. Shalat juga mengajarkan kita sabar menerima keadaan. Apalagi shalat tahajud yang menjadi kebiasaan orang shaleh. ia membuka rahasia kekuatan mental, rohani. dan fisik yang optimal. “Orang yang selalu shalat tahajjud berbeda dengan orang jarang tahajjud. Dalam shalat tahajjud terjadi inkubasi. Ya sekitar pukul 12.00-02.00 akan terjadi inkubasi. Qiyamullail ini sebagai bukti cinta kita kepada Sang Pencipta. Jika kita benar-benar cinta kepada Allah, maka bisa diukur dengan tahajjudnya. Allah mencintai orang yang memeliharah salat tahajjud. Bangun pagi jadi lebih segar disebabkan hubungan dengan Allah melalui tahajjud,” pesan Ustazah Yoyoh .Almh</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang sering mengaji dan zikir akan halus kulitnya (OS. Az-Zumar [39]:23). Makanya kita bisa melihat wajah ulama bercahaya. akibat rajin shalat tahajjud dan tilawah. Cahaya wajahnya seperti memancarkan sesuatu yang indah dalam dirinya. Ketika dipandang terlihat sejuk. Dan ketika kita menghampiri ulama itu, kita merasakan nyaman di sekitarnya. “Begini Allah memperlihatkan inner beauty pada hambanya yang selalu membangun hubungan dan dekat kepada-Nya di malam hari. Sebab. orang tilawah memiliki ketenangan hati yang baik,” pesan  Almarhumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Almarhumah  juga menerangkan bahwa pada penemuan terkini. kulit panca indera ternyata memiliki fungsi perekam terbaik. Meski kita mengatakan diri kita sehat dan baik-baik saja. tapi kulit kita tidak memancarkan inner beauty. Sebab. kulitlah pemancar kondisi riil kita. Meski kita luluran, tapi kata-kata negatif masih sering terucap maka kulit kita akan memancarkan sesuatu yang kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber :  Ummi Majalah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2012/01/copas-cantik-ruhiyah-pancarkan-inner-beauty.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syukurku padaMu</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2012/01/syukurku-padamu.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2012/01/syukurku-padamu.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 01:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=1049</guid>
		<description><![CDATA[Aku semakin mencintaiMu. Mencintai sampai setiap saat teringat akanMu. Terima kasih atas suka dan duka yang Kau beri. Kusadar, semuanya ada ujian dan hikmah yang Kau cucur. Beberapa minggu ini saya merasa begitu banyak keajaiban yang dianugerahkan Allah. Ya, saya menamakannya keajaiban karena semuanya terjadi tanpa terduga. Saya hanya meminta sedikit pada Allah tetapi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/doa-anak.jpg"><img class="size-medium wp-image-1050 alignright" title="doa-anak" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2012/01/doa-anak-260x300.jpg" alt="" width="260" height="300" /></a>Aku semakin mencintaiMu. Mencintai sampai setiap saat teringat akanMu. Terima kasih atas suka dan duka yang Kau beri. Kusadar, semuanya ada ujian dan hikmah yang Kau cucur.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Beberapa minggu ini saya merasa begitu banyak keajaiban yang dianugerahkan Allah. Ya, saya menamakannya keajaiban karena semuanya terjadi tanpa terduga. Saya hanya meminta sedikit pada Allah tetapi yang diberikanNya sungguh sangat besar, semuanya diluar perkiraan. Terima kasih ya Allah.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ud’u nii astajib lakum</em>. Begitu firmanNya. Berdoalah (mintalah) padaKu niscaya Aku akan menjawabnya. Saya meminta padaNya agar dimudahkan dan dilancarkan setiap urusan setiap selesai shalat baik fardhu maupun sunat. Meminta padaNya agar diberikan yang terbaik menurutNya. Subhanallah, saya benar-benar terharu. Jalan saya selalu dimudahkanNya.<span id="more-1049"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya semakin menyadari sebagai manusia tugas kita hanya dua yaitu berdoa dan berusaha, selebihnya itu urusan Allah. Bukankah Allah tidak akan mengubah nasib sebuah kaum sampai ia sendiri yang mengubahnya? Ya itulah dia dengan berusaha. Dengan doa menjadikan kita rendah diri dan semakin bersyukur kepadaNya. Menyadari bahwa semua adalah kuasa Allah, semua adalah titipanNya. Allah tahu mana yang terbaik untuk kita. Bisa jadi yang menurut kita baik tetapi tidak baik bagi Allah, dan sebaliknya. Jadi setelah mengerjakan kewajiban kita serahkanlah semuanya pada Pencipta langit dan bumi beserta isinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada perbedaan yang saya rasakan ketika mendapatkan hasil dari doa dan usaha yang minimal dibandingkan dengan doa dan usaha yang maksimal. Ketika berusaha hanya seadanya dan mendapat hasil yang kurang baik maka akan muncul penyesalan. Tak jarang kalimat : <em>Duh coba ya saya berusaha lebih maksimal pasti hasilnya akan lebih bagus</em>” keluar dari bibir ini. Atau ketika hasil yang diperoleh sangat baik maka akan timbul kata-kata kesombongan, <em>&#8220;Wah, cuma berusaha segini saja hasilnya sebagus ini.&#8221;  Naudzubillah. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Namun, jika usaha yang dilakukan maksimal walaupun hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan maka tak ada penyesalan disana. Karena memang disitulah kemampuan kita dan mungkin inilah yang terbaik dari Allah. Dan jika hasil yang didapatkan lebih bagus maka semua itu adalah anugerah dariNya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang saya jadi malu sendiri. Tak jarang keluh kesah muncul dari mulut ini. Padahal nikmat yang Allah berikan sungguh tak mampu dinilai. Lantas apa yang harus dikeluhkan? Seharusnya saya bisa belajar dari pasien-pasien yang beberapa nikmatnya telah Allah cabut tetapi mereka tetap sabar. Belajar dari mereka yang memiliki disabilitas tetapi tetap tangguh menjalani kehidupan. Belajar dari hidup. Ya, mungkin saya harus banyak belajar dab bersyukur agar sifat suka mengeluh ini sirna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2012/01/syukurku-padamu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru 2012 dan #resolusi12</title>
		<link>http://liza-fathia.com/2012/01/tahun-baru-2012-dan-resolusi12.html</link>
		<comments>http://liza-fathia.com/2012/01/tahun-baru-2012-dan-resolusi12.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 18:03:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[cerita tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi 2012]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://liza-fathia.com/?p=1042</guid>
		<description><![CDATA[Happy New Year! Selamat tahun baru 2012 untuk kita semua. Apa yang anda pikirkan dengan tahun baru kali ini? Bukankah cahaya matahari tetap muncul di ufuk timur dengan kecepatan 300.000 km per detik dengan jarak 150 juta km. Bukankah revolusi bumi terhadap matahari memang berjalan setahun sekali? Lantas apa yang baru di tahun baru? Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQSJWR-u6-5d_ZnmBSfac4Valac1Ai8JNujopCzT1BdC1OIoIuPcg" alt="" width="259" height="194" />Happy New Year! Selamat tahun baru 2012 untuk kita semua. Apa yang anda pikirkan dengan tahun baru kali ini? Bukankah cahaya matahari tetap muncul di ufuk timur dengan kecepatan 300.000 km per detik dengan jarak 150 juta km. Bukankah revolusi bumi terhadap matahari memang berjalan setahun sekali? Lantas apa yang baru di tahun baru? Jika dipikir-pikir, setiap detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun adalah sesuatu yang baru. Namun tak usah diambil pusing dengan pertanyaan saya yang itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-align: justify;">Bagaimana perayaan menyambut tahun baru kali ini? Semoga apa yang kita lakukan adalah hal-hal yang positif. Kalau saya sendiri malam tahun baru kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika di tahun 2011 saya menghabiskannya bersama pasien di rumah sakit, maka pada malam tahun baru kali ini saya habiskan di rumah sambil memuhasabah diri apa saja yang telah saya lalukan setahun silam. Istilah kerennya berkontemplasi; menengok ke belakang, kepada kehidupan yang sudah dijalani, sambil kemudian mencoba menata diri untuk melangkah ke depan. Menjadi orang yang beruntungkah saya atau malah sebaliknya menjadi orang yang merugi. Tentunya semua kita berharap menjadi orang yang beruntung, bukan?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1042"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam surat Al-Ashr, Allah SWT telah menerangkan bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman dan beramal shaleh serta saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Imam Al Ghazali  juga mengatakan bahwa orang yang beruntung itu adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, agar termasuk dalam golongan orang yang beruntung, tidak salahnya jika kita membuat resolusi. Resolusi adalah ketetapan hati. Seumpama target yang kita canangkan di awal langkah, untuk kemudian kelak diakhir langkah kita melakukan introspeksi dengan evaluasi. Bisa juga dibilang koridor atau pagar bagi langkah kita, supaya jelas arah tujuan, tidak terombang-ambing seperti layangan putus. Atau seperti ikan mati yang hanyut terus mengikuti arus air.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang untuk membuat resolusi tidak perlu menunggu awal tahun baru. Akan tetapi tidak ada salahnya juga awal tahun dijadikan awal momentum. Sebab bagaimana pun momen itu penting sebagai titik pijak. Saat untuk mengibarkan bendera start. Mengangkat sauh, membentangkan layar dan bersiap menghadapi ombak dan badai yang menantang di depan. Pokoknya, momen untuk mulai.setidaknya diakhir tahun kelak ada yang bisa kita evaluasi dari apa yang telah kita rencana dan kerjakan. Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman blogger sekalian untuk ikutan berbagi dalam #resolusi12.</p>
<p style="text-align: justify;">Caranya gampang. Teman-teman cukup menuliskan jawaban dari pertanyaan yang saya berikan. Setelah keduabelas pertanyaan itu dijawab, teman-teman boleh mengajak 12 blogger lain untuk berpartisipasi. Bisa dengan pertanyaan yang sama atau diganti dengan pertanyaan yang teman-teman buat sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya tujuan saya membuat #resolusi12 ini simpel saja. Hanya ingin meningkatkan silaturrahmi dengan teman-teman semua dan ingin berbagi resolusi. Siapa tahu ada di antara resolusi yang teman-teman buat menjadi inspirasi untuk saya ataupun blogger lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun pertanyaan wajib untuk #resolusi12 kali ini adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Deskripsikan diri Anda dalam 12 kata?</li>
<li>Sebutkan 12 hal yang ingin anda hindari di tahun 2012 ?</li>
<li>Sebutkan 12 hal yang ingin anda lakukan di tahun 2012 ?</li>
<li>Pilih 12 blog lain yang belum mendapatkan #resolusi12!</li>
<li>Buat 12 pertanyaan lain untuk 12 blog pilihan Anda!</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini adalah 12 pertanyaan tambahan untuk blog pilihan #resolusi12</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Apa arti dari nama Anda?</li>
<li>Apa maksud judul/tagline blog anda, dan kenapa anda memilih kalimat tersebut?</li>
<li>Apakah anda pecinta binatang? Jika iya, binatang apa yang anda sukai?</li>
<li>Apa yang paling Anda takuti di dunia ini?</li>
<li>Apa yang paling tidak Anda sukai?</li>
<li>Apa yang anda lakukan untuk menjaga lingkungan?</li>
<li>Sebutkan 1 orang yang paling anda cintai!</li>
<li>Apa yang anda lakukan untuk menjaga kesehatan anda?</li>
<li>Apa yang anda ketahui tentang Palestina?</li>
<li>Apa hobi Anda?</li>
<li>Apa motto hidup anda?</li>
<li>Tahukah anda tentang disabilitas? Apa pendapat anda tentang penyandang disabilitas?</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Siapakah 12 blogger pilihan yang mendapatkan #resolusi12 dari saya? Ini dia saudara-saudara :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li> <a href="http://www.jabanahsadah.blogspot.com/">http://www.jabanahsadah.blogspot.com/</a></li>
<li><a href="http://rizarahmi.blogdetik.com/">http://rizarahmi.blogdetik.com/</a></li>
<li>http://baiquni.net</li>
<li><a href="http://aulia87.wordpress.com/">http://aulia87.wordpress.com/</a></li>
<li>http ://adeoktiviyari.blogdetik.com</li>
<li>http://bintangtimur.blogdetik.com</li>
<li>http://bintangbumoe.wordpress.com</li>
<li><a href="http://ajobudi.wordpress.com/">http://ajobudi.wordpress.com/</a></li>
<li><a href="http://myayia.blogspot.com/">http://myayia.blogspot.com/</a></li>
<li><a href="http://www.hendri83.com/">http://www.hendri83.com</a></li>
<li><a href="http://ningrumwahyuni.wordpress.com/">http://ningrumwahyuni.wordpress.com</a></li>
<li>Anda. Siapa pun anda yang mungkin link blognya tidak ada di deretan blog yang sudah saya tuliskan di atas.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"> Selamat mengikuti. Semoga tidak membebani.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://liza-fathia.com/2012/01/tahun-baru-2012-dan-resolusi12.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

