Ingin menulis tapi ide tak kunjung datang. Saya yakin setiap penulis mau dia berasal dari kelas teri atau pun kelas kakap (emangnya ikan?) pasti merasakannya. Apalagi untuk penulis yang hanya mampu bertender dijajaran kelas teri seperti saya, kehilangan ide ada hal yang bisa dikatakan sangat biasa.
Tak ada ide. Tak tau apa yang hendak ditulis. Padahal dulu sangat banyak cerita yang ingin dirangkai. Ah, coba ide-ide itu langsung saya tulis. Tapi saat itu saya sedang sibuk. Coba disela-sela kesibukan saya itu saya mencatat ide-ide yang ingin ditulis hingga akhirnya ketika hendak ditulis, saya masih memiliki ide-ide itu. Tapi, saya… Tapi… Arghhhhhhhhhhhh…
Beragam kesal dan sesal bergumul dalam hati. Semuanya menghasilkan konklusi : SAYA KEHILANGAN IDE-IDE SAYA. I lost my ideas. Rasanya kehilangan ide untuk menulis lebih sakit dari hilangnya uang satu dompet. Dengan syarat, isi dompetnya tidak banyak. Hanya selembar uang lima ribu rupiah saja. Ah, kacau nih. Ngga fokus jadi. more…

Aku senang hari ini. Tahukah kenapa? Karena hari ini, 1 Desember 2009, 






Recent Comments