Seumula di Tangse

Pagi itu jam telah menunjukkan pukul 09.00 WIB, tetapi matahari masih malu-malu untuk beranjak dari peraduan. Butiran embun masih tersisa di dedaunan. Kabut putih terbentang dan membelah gunung. Dinginnya udara Tangse masih merasup ke pori-pori kulit hingga membuat diri malas untuk beranjak. Namun, ini tidak berlaku bagi perempuan yang memilih profesinya sebagai petani.

Ketika si jago mulai berkokok dan adzan subuh berkumandang, tak ada alasan bagi perempuan-perempuan itu untuk kembali menarik selimut tebal dan kembali larut dalam tidur. Bergegas bangun lalu menunaikan shalat dan menyiapkan sarapan pagi serta kopi untuk anak dan suami. Lalu di tengah kabut yang masih menutupi jalan dengan pakaian lusuh dan bakul di pundak, mereka segera menuju ke sawah.

Seumula, itulah yang mereka lakukan.  Istilah yang digunakan masyarakat Aceh untuk menanam tanaman padi (tanam = pula, menanam = seumula). Perempuan itu menanam padi (yang sebelumnya telah disemai di salah satu bagian sawah) hingga berhektar-hektar hamparan tanah nan subur itu penuh dengan jejeran tanaman Oryza sativa. Tumbuhan itu ditanam dengan rapi. Tak perlu penggaris untuk meluruskan barisan tanaman padi. Kecekatan para petani dalam menanam dan merapikan padi-padi tersebut mampu menggantikan penggaris apapun.

Di antara petani mereka itu ada yang tueng upah (mencari upah, istilah untuk menanam padi di sawah orang) dengan bayaran Rp 15.000- Rp 20.000 per harinya atau seumula di sawah sendiri.

“Terkadang untuk satu sawah memerlukan 10-15 ureung (orang) seumula. Kalau sawahnya luas 2-3 hari baru selesai ditanam semua, kalau tidak sehari selesai,” ujar Po Cen, salah satu dari perempuan petani itu.

Dinginnya udara pagi, panasnya siang, tak menjadi hambatan mereka untuk mengais rezeki.

“Diguyur hujan itu udah biasa, Tangse kan memang sering hujan. Kalau terik pun, ngga begitu terasa karena udara Tangse yang dingin,” ungkap Po Cen seraya melanjutkan kegiatan seumulanya.

Lantas, mengapa hanya perempuan saja yang bekerja? Di manakah kaum Adam?

Seumula memang dilakukan oleh perempuan. Sedangkan laki-laki, mereka bertugas untuk menggarap sawah seperti jak meu ue (membajak), mengairi, dan memberi pupuk. Lalu kalau panen, yang memotong padi juga para lelaki,” jelas perempuan yang saat itu sedang seumula di sawah Marlaini.

Begitulah yang dilakukan para perempuan Tangse yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.  Jika musim sawah tiba, maka mereka akan berbondong untuk pergi ke sawah.  Seumula, lalu teumueweuh (membersihkan ilalang dan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi) dan membantu para suami ketika musim panen tiba.

Akan tetapi, ketika sawah tidak sedang digarap, mereka akan ke kebun untuk memetik kopi, menunggu durian jatuh, dan mencari kayu bakar untuk memasak. Selain itu ada juga yang memanfaatkan kesuburan tanah Tangse untuk ditanami cabe dan aneka sayuran yang lain.

  • Share/Bookmark
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
61 Responses
  1. Citra says:

    Jadi ingat dulu waktu liburan ikut menanam padi di sawah kakek di Aceh Selatan. Istilahnya Mananam (menanam). Yang paling menarik adalah cara penanaman padi yang sangat rapi itu.
    Citra´s last blog ..Menyapa pagi di Banda Aceh My ComLuv Profile

    • Liza Fathia says:

      oh bang citra orang aceh selatan ya, mereka memakai bahsa jamee ya bang? wah, liza yang di belakang rumah banyak sawah belum pernah mencoba untuk menanam padi :D

  2. oyen says:

    jadi inget jaman kuliah nyawah, mpe ilang sepatu masuk ke lumpur…ha..ha

    salam kenal dari mbak Oyen
    oyen´s last blog ..Cerita tentang Status Tanaman Oyen My ComLuv Profile

  3. dafiDRiau says:

    Saya dulu juga sering membatu ibu menanam padi atau mencabut benih dari t4 penyemaian…
    dafiDRiau´s last blog ..Update Terbaru SMUO My ComLuv Profile

  4. dameydra says:

    sungguh indah susana pedesaan,… jadi inget waktu kecil di desa ehmmmmm

  5. ndr says:

    dulu ada jg merasakan gimana seumula :)..tapi sekarang sudah tidak lagi..btw..liza na tom neu seumula ngon ayah ngon mak di blang :D

  6. Witha says:

    Wah indahnya negeriku….permadani hijau di mana-mana
    jadi pengen liburan…
    Witha´s last blog ..Loh kok….? My ComLuv Profile

  7. kang sugng says:

    Salut aku sama para petani itu, disaat kita masih pada terlelap mereka udah pada berangkat dan disaat kita udah nyantai di teras, mereka baru beranjak pulang
    kang sugng´s last blog ..Ciri-ciri Suami Mulai Berselingkuh My ComLuv Profile

  8. Amink says:

    izin berkunjung….

    jadi inget kampung halaman..
    :siul

  9. ayas says:

    indahnya pemadangan ^^ salam kenal y ^^

  10. rio2000 says:

    aceh begitu indah pemandangannya….. :)
    rio2000´s last blog ..Situs Paling Menjengkelkan !!! My ComLuv Profile

  11. ridu says:

    wah sangat hijau banget liza.. kamu beruntung sekali kalo tinggal di sana.. sejuk yaa udaranya :D gak kaya di sini.. :(

  12. Ruang Hati says:

    mengunjungi lapak sahabatku nun jauh dimata dekat dihati, semoga selalu baik dan senantiasa bahagia selalu

    indahnya ya alam disana jadi ingin lihat langsung deh

  13. doelsoehono says:

    selamat malam .

    sayang seribu sayang sawah yang begitu membentang terancam dengan pembangunan…

    sawah gunung menyempit semua akan di gantikan dengan padi – padi betin yang bercakar .

    sungguh sangat menyedihkan pada orang-orang yang gak sayang Alam .

    salam hangat dan salam damae selalu

    • liza says:

      kuhanya bisa berharap
      beton itu tak menggantikan batang padi
      hamparan sawah itu tak berubah menjadi bangunan angkuh yang hendak mencakar langit
      kuhanya berharap
      dan berharap harapanku tak hanya semu
      liza´s last blog ..Seumula di Tangse My ComLuv Profile

  14. wedew…sungguh alami nan elok pemandanganya,
    pas untuk merenung tentang arti kehadiran sahabat
    Kanvas virtual´s last blog ..Jangan membuat sampah di mesin pencari google! My ComLuv Profile

  15. Sugeng says:

    kunjungan balik dengan membawa salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan :lol: meski dengan upah yang cuma segitu tapi bisa membuat hidup enak dan senang :mrgreen: :thanks2
    Sugeng´s last blog ..Sudah Benarkah Arah Qiblat Kita ? My ComLuv Profile

    • liza says:

      itulah makna dari bersyukur teman
      ketika kita bersyukur
      maka yang sedikit itu terasa banyak
      karena Allah memang telah mengatakan bahwa Dia akan melimpahkan nikmatnya bagi hambaNya yang bersykur
      liza´s last blog ..Seumula di Tangse My ComLuv Profile

  16. kotak mainan says:

    Senang melihat Aceh bangkit dan cepat berkembang setelah bencana tsunami beberapa tahun yang lalu..
    kotak mainan´s last blog ..Kotak Mainan Bagi-Bagi Voucher Discount My ComLuv Profile

  17. Wah cerita ini mengingatkan saya sekitar 15 tahun yang lalu saat ladang kami masih berbentuk sawah. Sekarang semua berubah menjadi perkebunan sawit. Tak ada lagi indahnya padi menguning. Jika disana yang menanam adalah perempuan, maka ditempat kami dulu laki2 pun ikut menanam, yang kelihaiannya sama dengan perempuan.
    setitikharapan´s last blog ..Aku Mencintai”mu” Karena Allah My ComLuv Profile

  18. narsis says:

    lg di tangse?? ato asli tangse nih?? liburan ya??? ada bantu2 nanam gak?? hehe

  19. UmuKamilah says:

    Indahnya Liz, Tangse itu. Pedesaan yang masih hijau memang menyejukkan mata.
    UmuKamilah´s last blog ..Ibu My ComLuv Profile

  20. UmuKamilah says:

    Jadi ingat waktu kecil pernah ikutan nanam padi. Hasilnya cuma belepotan lumpur saja.. :D

  21. aap says:

    senang melihat hijaunya hamparan sawah..sayang makin semakin banyak yang hilang.

  22. ternyata tradisi bercocok tanam di aceh ndak beda jauh dengan di jawa, mbak liza, hanya beda istilahnya. kalau di aceh Seumula, sedangkan di jawa pakai istilah “tandur”. bukti bahwa negera kita memang bercorak agraris.
    sawali tuhusetya´s last blog ..Blogwalking: Jalan Menuju Sehat My ComLuv Profile

    • Liza Fathia says:

      ooo tandur itu bahasa jawa ya pak.. iya, negara kita adalah negara agraris. coba pemerintah lebih menitik beratkan pembangunan di bidang ini pasti kesejahteraan rakyat lebih terjamin dibandingkan dengan mendirikan banguna2 pencakar langit atau areal2 pertambangan yang kenikmatannya hanya bisa dirasakan sejenak setelah itu ketandusan dan malapetaka yang tersisa

  23. Aulia says:

    emang lah mangat that jak u blang….
    hidup di desa bebas polusi, bikin udara pagi sejuk menemani hari :)
    Aulia´s last blog ..Film Avatar Tembus Pasar Dunia My ComLuv Profile

  24. Areep says:

    Waah, jadi inget tanah kelahiranku…
    meski panas disuruh tanam pagi malah lari2 di sawah, belum kelar kerjaan pasti sudah sibuk ngambil kelapa muda..
    waaah.. jadi pengen mudik
    Areep´s last blog ..Pakar IT, Ruby atau Roy? My ComLuv Profile

  25. aulawi says:

    aku tertarik dengan pembagian tugas itu, sungguh suatu keharmonisan yang indah dan tiada tara :)

  26. Pozan says:

    Pozan juga dari anak petani yang menggarap sawah juga, namun sawah-sawah itu mulai digarap orang karena mamak dan ayah sudah tua. Anak-anaknya tak sempat meneruskan tradisi jak u blang.
    Namun sekarang Pozan sudah ‘menggarap’ sawah sendiri. Namun ‘menggarap’ sawah yang ini tidak berlumur lumpur, cuma becek dikit. Hihihihi….
    :ngakak
    Pozan´s last blog ..Cantiknya si Karmic My ComLuv Profile

  27. blue menyukai postinganmu,kawan
    mantab
    salam hangat dari blue
    dobleh yang malang´s last blog ..hadist kecantikan….. My ComLuv Profile

  28. engkaudanaku says:

    Damainya perbukitan berkabut tipis,
    tentramnya persawahan berlumpur,
    mmm…. aku rindu suasana pedesaan seperti ini, :)
    engkaudanaku´s last blog ..Nikmati saja hidupmu, wahai sahabat… My ComLuv Profile

  29. wiyono says:

    kunjungan malam hari… ingin minta follownya dari sobat blogger yang sudah top ini… terimakasih atas partisipasinya.. biar gak paki L silahkan Klik di sini aja program 1001 komentar, berprtisipasilah

  30. Rafi says:

    Hmmm….Main2 disawah, mengingatkan Rafi akan kampung halaman….Hiks!!

  31. dasir says:

    Assalamu’alaikum wr.wb.

  32. dasir says:

    Baca tulisan dan gbr ini serasa balik ke kampung ikut tempah waktu smp dan stm, salam

  33. Astriani says:

    Blog yang bagus, salam kenal dari saya anak SMK yang lagi ngebet nulis di blog, kasih komen blog saya di http://www.namakuastriani.blogspot.com. trim

  34. meiy says:

    indahnya tangse, minggu lalu liat2 foti Oom abang baru pulang dari sana…jadi ngiriii
    meiy´s last blog ..Doa pagi My ComLuv Profile

  35. blognya bagus neh…salam kenal dari saya :-)

  36. amien says:

    perempuan memang tidak boleh dipandang sebelah mata, mereka mampu bekerja seperti yang dilakukan laki-laki.

  37. fakta says:

    sejuknya….

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes